Gerak tari bantengan yang liar, ekspresi wajah yang takjub, dan magisnya suasana pada saat gebyar begitu indah dan mencekam penonton. Berbagai atraksi yang sangat jarang terlihat di era sekarang ini, merupakan sebuah sajian kebudayaan yang harus muncul kembali di tengah-tengah masyarakat. Komunitas Penggiat Budaya Indonesia yang telah bekerja keras menghidupkan kembali bantengan—yang telah lama vakum—di tengah masyarakat, pantas bersyukur bisa membangkitkan kembali salah satu budaya dan kesenian langka asal Malang itu.
Berbagai gerakan yang muncul merupakan sebuah pesan yang pada jaman perjuangan dulu dianggap sebagai kumpulan gerakan pencak silat. Berpadu dengan kekuatan magis yang muncul, menjadikan kesenianj semacam ritual tertentu. Event yang telah berlangsung untuk ketiga kali ini, kian dibanjiri jumlah pesertanya. Mereka berasal dari penjuru Malang Raya dan sekitarnya.
Satu bentuk ekspresi karya genius lokal terlestarikan, menjadi sebuah sajian dan suguhan yang membanggakan Bangsa.
Teks dan foto: Rachmad Hidayat.